Kamis, 06 September 2007

Electric Man Benar-benar Ada!

Zhang Deke (71), pensiunan maintenance jalan raya dari Altay, kota paling barat di Xinjiang mengaliri tubuhnya dengan listrik 220V. Menurutnya, kegiatannya ini dia lakukan setiap hari untuk olah raga agar tubuhnya selalu fit.

Mr Zhang mendemonstrasikan kemampuan “physical conductor” dengan menyalakan lampu bohlam, dan bahkan dia dapat mengontrol tingkat keterangannya.

Hebat, tapi itu belum seberapa. Mr Zhang bahkan bisa memanggang seekor ikan hidup hingga matang hanya dalam waktu 2 menit ketika listrik mengalir di seluruh tubuhnya.

Masyarakat setempat sering memanggilnya “Electric Man” atau “Wonder Man”. Ternyata Mr Zhang tidak hanya “unik” tapi juga baik hati. Kenapa? Dia sering memanfaatkan kemampuannya tersebut untuk menyembuhkan penyakit saudara dan teman-temannya. Beberapa penyakit yang sudah disembuhkannya antara lain: rematik, rakitis, dan lumbago.

Mungkin sebaiknya Mr Zhang membuka praktik terapi listrik. Sebab, memang benar, aliran listrik dalam tegangan dan waktu tertentu dapat mengaktifkan metabolisme tubuh. Mau belajar dari Mr Zhang dan membuka praktik sendiri di Indonesia?

500GB Dalam 1 Keping Disc Saja

Kepingan penyimpan data terbaru saat ini, HD-DVD dan Blu-ray, ternyata bisa menyimpan data hingga 500GB! Hal ini sudah dilakukan oleh konsorsium beberapa universitas di Eropa.

Universitas Berlin (University of Berlin) bekerja sama dengan Universitas Teknologi dan Ekonomi Budapest (Budapest University of Technology and Economics) dan Universitas Politeknik Marche (Universita Politecnica delle Marche) di Italia, telah menemukan cara untuk menyimpan data sebesar 500GB ke dalam kepingan HD-DVD atau Blu-ray.

The Microholas project, nama penelitian ini, mengembangkan teknik perekaman mikroholografis menggunakan struktur nano yang ada di dalam disc ketimbang dipermukaannya (teknik yang masih digunakan hingga saat ini). Teknik baru ini memungkinkan peningkatan kapasitas maksimal dalam kepingan tersebut.

Profesor Susanna Orlic lewat wawancaranya dengan situs Jerman Pressetext, prototype 500GB ini mempunyai 50 layer, jauh lebih banyak dibanding dual-layer yang ada pada HD-DVD dan Blu-ray regular saat ini. Bahkan Orlic mengatakan tidak menutup kemungkinan teknologi ini bisa menyimpan data hingga 1TB.

Gila! Berarti nanti kita membeli sebuah HD-DVD atau Blu-ray yang berisi puluhan film dong? Asyik!

Amerika Akan Menggunakan Peluru Berbasis Laser yang Bisa Dikontrol

Sudah lama senjata laser digunakan oleh tentara, dan selama itu pula akurasi tembakan mereka meningkat. Gimana kalau laser itu bisa dibelokkan dan dikontrol?

Agen riset Pentagon telah bekerja membanting tulang untuk menemukan cara untuk mendesain senjata yang lebih mematikan lagi. Inilah ide dibalik proyek $7.5 juta yang akan mendesain “laser-guided bullet”.

Sepertinya mereka akan mengembangkan peluru yang “significantly improve first shot effectiveness in engaging distant enemy forces”. Untuk mencapainya, periset harus mendesain seluruh teknologi pemandu terbaru, teknologi yang mampu menggerakkan peluru pada saat di udara, selain itu pelurunya juga harus bersifat high stress-tolerant electronics.

Aduh… mudah-mudahan kalau teknologi ini jadi dipatenkan dan diproduksi nggak digunakan untuk perang. Bener-bener serem nih!

Pengganti Kartu Kredit Sudah Ditemukan

Masih suka membawa uang tunai atau lebih pilih membawa kartu kredit? Dengan membawa uang tunai kita cenderung lebih bisa memonitor penggunaan dan sisa uang kita, kalau kartu kredit sangat praktis dan mempercepat proses transaksi. Anda termasuk tipe yang mana?

Biasanya saat menggunakan kartu kredit kita sering lupa apa saja yang sudah kita beli dan berapa harganya, belum lagi nggak memperhitungkan berapa sisa saldo atau limitnya.

Nah, Jacob Palmborg telah merancang sebuah kartu futuristik yang mempunyai data realtime berapa sisa saldo Anda. Layarnya akan menampilkan saldo terakhir Anda berikut dengan transaksi yang dilakukan, baik penerimaan maupun pengeluaran. Jacob menggunakan teknologi RFID (Radio Frequency Identification) untuk penemuannya ini. Sistem pengamannya menggunakan Biometric Security untuk memastikan hanya Anda yang bisa mengakses informasi dari gadget ini.

Sebuah penemuan yang cukup menarik yang mungkin akan sangat berguna buat penggila belanja. Mudah-mudahan Jacob cepat menyelesaikan rancangannya ini dan kita lihat keefektifannya.

Sony Ericsson Smartphone P1i Tiba di Indonesia

Jakarta – Sony Ericsson resmi meluncurkan smartphone generasi kelima, P1i sebagai penerus seri P. Dalam konferensi pers yang diselenggarakan pada Rabu (15/08/2007), di Puro Ristorante e Bar, City Plaza, Jakarta, Senior Manager Product Marketing Sony Ericsson Indonesia, Djunadi Satrio, membeberkan fitur dan keunggulan P1i ini dibandingkan seri sebelumnya.

Beliau mengatakan, seri P1i ini menawarkan inovasi yang lebih baik dibandingkan seri-seri sebelumnya, di antaranya: no flip, lebih kecil (106 x 55 x 17 mm, 25% lebih kecil dari P990i), lebih ringan (124 gr), push email, pre-installed blackberry connect 4.0, 3 way text input (QWERTY, stylush, dan virtual keyboard), memory 1GB, dan fitur andalannya, business card scanner.

Tidak hanya itu saja, ternyata Indonesia menjadi pasar yang paling spesial karena Sony Ericsson memberikan keistimewaan berupa memory sebesar 1GB yang dua kali lebih besar daripada P1i untuk pasar di luar Indonesia, dan menyertakan bonus voucher sebesar $150 untuk mengunduh berbagai macam aplikasi.

Sony Ericsson P1i memberikan kemampuan untuk mengakses e-mail kantor atau pribadi, daftar kontak, dan kalender dimanapun Anda berada. Ponsel ini juga mendukung fitur Exchange ActiveSync® dan Blackberry (BBC 4.0), dan untuk pertama kalinya, Anda bisa menghapus e-mail dan data PIM dari jarak jauh; hal ini penting khususnya ketika ponsel hilang atau dicuri.

P1i juga memiliki fitur mobile office. Anda bisa membaca dan mengedit dokumen dimanapun Anda berada, baik dalam Microsoft Word, Power Point, maupun Excel.

Dengan business card scanner, Anda tidak perlu lagi membawa segepok kartu nama kemana-mana, cukup scan kartu nama rekan atau klien Anda dan simpan ke dalam P1i. Ambil gambar kartu tersebut secara close-up, kemudian scanner kartu nama akan memindahkan detil kontak kartu nama itu langsung ke daftar kontak.

“Si kecil” ini sudah terintegrasi dengan UMTS maupun WLAN, dan tersedia untuk melakukan web browsing (menggunakan Opera™ Web Browser) dan mengunduh data dengan kecepatan tinggi, serta kinerja e-mail yang seperti menggunakan komputer Anda. Selain itu, P1i juga mendukung VoIP.

Layar sentuh seluas 2.6”nya menggunakan teknologi Transflective Display. Dengan demikian, dapat dilihat dan digunakan dalam pencahayaan terang sekalipun. Operating System yang digunakan Symbian™ (v.91) dan UIQ 3.0.

Sony Ericsson menawarkan P1i dengan harga khusus untuk hari itu, yaitu Rp 5,5 juta dari harga resmi Rp 6 juta, plus bonus Bluetooth PV 702. Selain itu, smartphone ini sudah bisa didapatkan di Sony Ericsson Center pada akhir Juli lalu. Acara ini menghadirkan pula tamu dari kalangan pebisnis muda, yaitu Sandiaga S. Uno, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).